Ingin Membentuk Perut Sixpack, Kenali Dulu Mispersepsi Berikut

by Justin Sutanto
0 comment

Apakah kamu ingin memiliki perut sixpack? Banyak orang bermimpi untuk memiliki perut sixpack karena dapat membuat penampilan lebih menarik. Sayangnya, mewujudkan keinginan ini bukan hal yang mudah. Butuh waktu yang tak sebentar dan proses yang panjang untuk mendapatkannya. Selain itu, mispersepsi tentang cara membentuk perut sixpack juga masih kerap terjadi. Inilah yang mengakibatkan hasil latihan kurang memuaskan.

Baca juga: 7 Gerakan Membentuk Perut Sixpack untuk Dilakukan di Rumah

Semua Orang Bisa Memiliki Perut Sixpack


Tak perlu iri dengan orang yang memiliki perut sixpack. Tahukah kamu, semua orang sebenarnya memiliki perut sixpack, hanya saja ada yang tidak kelihatan.

Biasanya, ini terjadi karena tumpukan lemak menutupi bagian otot perut atau abdominis (abs).

Fakta ini melegakan. Pertama, kamu berpeluang untuk memiliki perut sixpack. Kedua, kamu hanya perlu menghilangkan lemak yang menumpuk tersebut.

Diet dan Latihan Harus Seimbang

Nah, untuk memperlihatkan otot abs tersebut, ada setidaknya dua hal yang perlu kamu lakukan, yaitu diet dan latihan. Keduanya bermanfaat untuk mengurangi atau menghilangkan lemak pada tubuh.

Latihan untuk perut sixpack ada dua jenis, yaitu kardio dan latihan beban. Contoh latihan beban adalah latihan perut. 

Tidak sedikit orang yang langsung melakukan latihan perut tanpa diet. Ada juga yang melakukan diet dan kardio, tetapi tidak melakukan latihan perut. 

Cara ini bisa saja membuat lemak berkurang, tetapi tidak maksimal. Idealnya, diet, kardio, dan latihan beban, harus dilakukan secara seimbang.

Diet Juga Tak Kalah Penting!

Apakah mungkin memiliki perut sixpack jika kamu sering mengonsumsi makanan manis dan berlemak?

Perlu diketahui, diet bukan mengurangi atau tidak makan, tetapi mengatur pola makan. Mengapa ini penting saat kamu ingin mendapatkan perut sixpack?

Seperti penjelasan saya sebelumnya, bagian perut tidak terlihat sixpack karena tertutupi oleh lemak. Jadi, logisnya kamu harus mengurangi kadar lemak yang terdapat di dalam tubuh. 

Untuk menurunkan kadar lemak, kamu bisa melakukan intermittent fasting, yaitu mengatur pola makan dengan cara berpuasa selama beberapa waktu. Selain itu, ada juga metode diet low carbs, medium protein, dan berbagai macam jenis diet lain.

Cara Terbaik Membakar Lemak


Selain diet, kamu harus melakukan latihan untuk mengurangi kadar lemak. Namun, tubuh baru akan membakar lemak ketika kadar gula telah turun.

Indikator kehadiran gula dalam tubuh adalah hormon insulin. Karena itu, agar tubuh bisa membakar lemak, sebisa mungkin hormon insulin tidak ada.

Tubuh akan membakar lemak setelah melakukan gerakan kardio kira-kira 30 menit. Ini biasanya tercapai pada 60-80% maksimal detak nadi per menit. 

Kamu bisa menghitung angka detak nadi maksimal dengan rumus (220 – umur). Contohnya begini, jika kamu berusia 37 tahun, maka angka maksimal detak nadi adalah 220-37=183.

Nah, 60% dari 183 adalah sekitar 109 dan 80% dari 183 adalah sekitar 146. Jadi, proses pembakaran lemak terjadi saat detak nadi antara 109-146. 

Pada tahap ini, tubuh baru menggunakan lemak sebagai sumber tenaga. Namun, jika kadar gula dalam tubuh tidak turun, hal ini sulit terjadi. 

Strategi Latihan yang Efektif

Kamu mungkin bertanya-tanya, mana yang lebih dahulu dilakukan, latihan beban atau kardio? Apakah keduanya sama saja?

Salah satu persepsi yang salah terhadap cara membentuk perut sixpack adalah melakukan latihan tanpa strategi.

Yuk, perhatikan penjelasan berikut. Aktivitas yang dapat membakar gula paling efektif dengan waktu singkat adalah latihan beban. 

Itulah sebabnya, kamu sebaiknya melakukan latihan beban terlebih dahulu. Ketika kadar gula telah turun, barulah lanjutkan dengan olahraga kardio.

Dengan cara ini, kamu tidak perlu melakukan kardio hingga 30 menit agar lemak terbakar. Ini karena setelah latihan beban, kamu telah memasuki zona pembakaran lemak.

Apakah kardio bisa dilakukan terlebih dahulu? Boleh saja, tetapi sebagai bentuk pemanasan. 

Jadi, saya menyarankan agar kamu melakukan latihan beban terlebih dahulu seperti push up, plank, abs crunch, lunges, atau squat. Setelah itu, barulah lakukan olahraga kardio seperti jogging, bersepeda, berenang, aerobik, dan sebagainya.

Cara ini akan membuat olahraga kardio efektif untuk membakar lemak. Artinya, kamu tidak perlu terlalu lama melakukan kardio, apabila sebelumnya telah melakukan latihan beban. 

Masalah yang kerap terjadi, banyak orang yang melakukan olahraga kardio secara bersungguh-sungguh sekitar 30 menit saja. Nah, ketika tubuh mulai aktif membakar lemak, aktivitas fisik justru berhenti karena tubuh terasa capek. 

Bahkan, pada titik ini kamu mungkin sudah mulai mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Inilah yang membuat kadar lemak dalam tubuh tidak cepat berkurang.

Intinya, untuk membentuk perut sixpack, kamu harus memiliki pola asupan makan yang baik serta melakukan frekuensi dan intensitas latihan  yang seimbang. Perbaiki strategi latihan agar hasil pembakaran lemak menjadi lebih efektif dan maksimal. Yuk, semangat!

Baca juga: 8 Jenis Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori

You may also like

Leave a Comment