Hindari Makanan yang Mengandung Karbohidrat? Jangan!

by Justin Sutanto
0 comment

Karbohidrat adalah sumber energi untuk kita beraktivitas sehari-hari. Salah satu contoh bahan makanan yang mengandung karbohidrat dan paling umum dikonsumsi adalah nasi.

Buat kita orang Indonesia, kalau belum makan nasi, maka itu belum dianggap makan!”

Perlu diketahui bila asupan karbohidrat yang berlebihan dapat menyebabkan berat badan bertambah, bahkan sampai obesitas.

Oleh karena itu, kebanyakan dari kita memilih untuk menghindari konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Tujuannya untuk mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Diet Rendah Karbohidrat Memang Boleh, Tapi… 


Jika kamu berniat menerapkan diet rendah karbohidrat untuk menurunkan berat badan, jangan asal diet, ya!

Meski banyak yang melakukan diet ini karena dianggap cukup berhasil, kamu perlu memahami dulu konsep dan metodenya.

Ternyata, jika kadar karbohidrat dalam tubuh terlalu rendah, kamu justru dapat mengalami masalah kesehatan!

Hal ini disebut oleh Richard Agans, seorang dosen di Wright State University Dayton, dalam artikelnya di Journal Applied and Environmental Microbiology.

Richard Agans dan tim memperhatikan apa yang dialami seseorang ketika mengubah pola makan saat melakukan diet rendah karbohidrat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan replika usus manusia serta dibantu teknologi canggih. Ternyata, berdasarkan penelitian itu, jumlah bakteri baik dalam usus berkurang drastis!

Karena berkurangnya bakteri, lama-kelamaan produksi asam lemak rantai pendek dan antioksidan pun menjadi berkurang!

Masalahnya, kedua zat ini berperan menjaga kesehatan usus kamu. Asam lemak rantai pendek dan antioksidan dapat melawan kerusakan DNA dan penuaan karena radikal bebas yang masuk ke dalam usus.
Ketika senyawa berkurang, ada risiko dapat terjadinya peradangan dan kanker usus yang lebih besar.

Itulah sebabnya, para ahli menyebut bahwa diet rendah karbohidrat dalam pola yang ekstrem justru dapat membahayakan kesehatanmu!

Namun, ada pula yang meragukan pernyataan tersebut karena perlu ada perbandingan jumlah karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah yang aman di dalam usus.

Apa pun itu, mintalah saran terlebih dahulu dari dokter ahli sebelum melakukan diet rendah karbohidrat agar tetap aman.

Jenis Karbohidrat yang Sebaiknya Dihindari

Terdapat banyak jenis makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat.

Beberapa di antaranya kurang baik bagi kesehatan tubuh, terutama jenis makanan dan minuman yang termasuk dalam kelompok karbohidrat sederhana. Demi kesehatan, sebaiknya pilah-pilah dan batasilah konsumsi karbohidrat jenis ini dalam jumlah yang banyak.

Berikut adalah contoh jenis makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat sederhana.

1. Minuman Bersoda

Minuman bersoda dianggap tidak baik bagi kesehatan tubuh karena mengandung banyak gula. Minuman ini biasanya disajikan di resto cepat saji atau dalam kemasan. Daripada minum soda, kamu bisa mencoba air kelapa muda sebagai alternatif minuman yang lebih sehat.

2. Makanan yang Dipanggang


Makanan yang dipanggang umumnya memiliki kadar karbohidrat yang tinggi serta mengandung gula ekstra.

Jika kamu sedang diet, sebaiknya batasi jenis makanan ini, ya! Lebih baik kamu mengolah makanan dengan cara direbus atau dikukus. Rasanya pun tak kalah lezat!

Bukan hanya enak, tubuh pasti akan lebih sehat karena pengolahan makanan yang lebih sehat juga.

3. Kue dalam Kemasan

“Wah, enak nih!”

Itulah yang terpikirkan saat melihat berbagai jenis kue dalam kemasan. Padahal jika kamu makan makanan ini, jumlah kadar gula yang masuk dalam tubuh kamu tidaklah sedikit. Terutama bagi kamu yang ingin sukses menurunkan berat badan, sebaiknya jangan mudah tergoda untuk menikmati kue dalam kemasan.

Sebaiknya pilihlah camilan berupa buah-buahan, misalnya stroberi, jeruk, atau buah naga merah,  karena lebih sehat.

Banyak kok jenis buah yang tak kalah lezat daripada kue dalam kemasan. Tubuh kamu pun pasti akan terasa lebih segar!

4. Jus Buah Konsentrat

Jus buah konsentrat memang nikmat diminum, apalagi jika kamu minum dalam kondisi dingin saat cuaca sedang panas-panasnya. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan label kandungan nutrisi pada kemasan jus tersebut! Terdapat gula, zat pengawet, dan perisa konsentrat di dalamnya yang kurang baik bagi kamu yang ingin diet. Daripada mengonsumsi jus buah konsentrat, kamu bisa membuat jus segar sendiri di rumah.

5. Sereal untuk Sarapan

Jenis makanan yang mengandung karbohidrat sederhana lainnya adalah sereal.

Jika kamu gemar mengonsumsi sereal untuk sarapan, cobalah pertimbangkan lagi. Pasalnya, dalam sereal biasanya terdapat bahan-bahan tambahan yang merupakan sumber gula yang kurang baik bagi tubuh.

Ada baiknya untuk tidak sering mengonsumsi sereal khususnya bagi yang sedang diet. Jika terlalu repot untuk menyiapkan sarapan, sediakan saja makanan seperti pisang atau buah lainnya.

Baca juga: Catat! Ini 7 Alasan Pentingnya Sarapan Pagi untuk Kesehatan!

Inilah Jenis Karbohidrat yang Sebaiknya Dikonsumsi


Karbohidrat kompleks merupakan jenis karbohidrat yang lebih disarankan untuk dikonsumsi.

Karbohidrat kompleks memiliki kandungan nutrisi lebih lengkap daripada karbohidrat yang sederhana. Kandungan seratnya pun lebih tinggi serta bisa dicerna lebih lambat, inilah yang membuat karbohidrat kompleks lebih mengenyangkan. Maka tak heran jika jenis makanan karbohidrat kompleks sering dipilih sebagai menu bagi yang ingin mengontrol berat badan.

Ada dua tipe karbohidrat kompleks, yaitu fiber (serat) dan pati.

Fiber membantu melancarkan buang air besar serta mengontrol kadar kolesterol di tubuh. Bahan makanan yang mengandung fiber antara lain roti gandum, kacang-kacangan, dan sayuran yang dimakan bersama kulitnya.

Sementara itu, pati adalah karbohidrat yang berbentuk biji-bijian, sayuran, dan kacang-kacangan. Jenis karbohidrat ini terdapat di pasta gandum dan oats.

You may also like

Leave a Comment