Efektifkah Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan?

by Justin Sutanto
0 comment

Apakah kamu mencari cara untuk menurunkan berat badan? Sayangnya, tidak ada pil ajaib yang bisa mengurangi bobot badan secara cepat. Butuh kombinasi yang teliti berupa makan makanan dan minuman yang tepat, mengurangi stres, berolahraga, dan istirahat yang cukup. Namun, bila kamu menginginkan sumber nutrisi yang baik untuk membuat berat badan turun, ada teh hijau yang siap membantumu untuk menurunkan berat badan!

Minuman ini tidak hanya terbukti bermanfaat sejak zaman dahulu kala, tetapi juga sangat digemari di masa kini, termasuk di kalangan selebritas Hollywood. Gwyneth Paltrow sampai mengaku tidak akan meninggalkan rumah tanpa segelas teh hijau. Kemudian, ada Jennifer Lopez yang selalu meminum teh hijau sebelum beraksi di panggung. Adapun Jennifer Aniston yang mengonsumsi minuman ini setiap hari.

Namun, apakah teh hijau benar-benar efektif untuk program diet? Inilah cara-cara teh hijau untuk menurunkan berat badan!

Baca juga: Seberapa Efektif Infused Water Turunkan Berat Badan?

Bagaimana Teh Hijau Menurunkan Berat Badanmu?


1. Adanya Substansi yang Mengurangi Lemakmu

Daun teh mengandung banyak senyawa bermanfaat. Salah satu senyawa dalam teh hijau ialah kafein.

Memang, segelas kopi mengandung lebih banyak kafein (100–200 mg) ketimbang secangkir teh (24–40 mg). Namun, tetap saja teh hijau memiliki efek yang cukup berpengaruh.

Kafein merupakan suatu stimulan yang telah terbukti mampu membakar lemak serta memperbaiki performa latihan fisik, seperti yang dilansir oleh PubMed Central dan jurnal Wiley

Walau demikian, teh hijau juga sangat dikenal dengan kandungan antioksidannya yang tinggi. Beberapa studi mengungkapkan bahwa meminum segelas teh hijau mampu meningkatkan jumlah antioksidan dalam aliran darah.

Selain meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh, beberapa studi juga meneliti tentang khasiat dari ekstrak teh hijau. Ekstrak ini merupakan sumber katekin yang terkonsentrasi.

2. Teh Hijau Meningkatkan Pembakaran Lemak Saat Berolahraga

Olahraga dan teh hijau untuk menurunkan berat badan sangat berhubungan erat. Coba perhatikan merek-merek komersial yang mempromosikan suplemen pembakar lemak dan penurun berat badan. Pasti teh hijau tak jarang tercantum pada bagian komposisinya.

Dalam sebuah riset, para pria yang mengonsumsi ekstrak teh hijau sebelum berolahraga membakar lebih banyak lemak, yakni sekitar 17 persen, ketimbang orang-orang yang tidak makan suplemen. Studi yang diterbitkan pada 2008 ini juga mengungkapkan bahwa teh hijau mampu meningkatkan efek pembakaran lemak selama berlatih fisik.

Adapun studi yang dilakukan selama 8 minggu menunjukkan, katekin dalam teh hijau membuat lemak lebih mudah terbakar, baik saat beristirahat maupun berolahraga. Kemudian, beberapa penelitian mengonfirmasi efek pembakaran lemak berkat EGCG (Epigallocatechin Gallate). Efek ini berdampak pada pengurangan lemak tubuh dalam jangka panjang.

3. Dapat Menggerakkan Lemak dari Sel-Sel Lemak

Bagaimana cara teh hijau membakar lemak? Pertama-tama, tubuhmu harus bisa memecah lemak dalam sel-sel lemak dan memindahkannya ke aliran darah.

Beberapa riset pada hewan mengungkapkan, senyawa aktif dalam teh hijau bisa mendukung proses ini dengan meningkatkan efek-efek dari sebagian hormon pembakar lemak, contohnya, norepinefrin.

ECGC, antioksidan utama dalam teh hijau, dapat membantu menghambat enzim yang memecah hormon norepinefrin. Ketika enzim berhasil dihambat, jumlah norepinefrin akan meningkat sehingga lemak lebih mudah dihancurkan, sesuai studi yang dipublikasikan di ScienceDirect.

Menurut riset tentang hubungan teh hijau dengan termogenesis di PubMed Central, kedua kandungan yang secara alami berada dalam teh hijau, yaitu ECGC dan kafeina, terbukti mempunyai efek sinergis.

Pada akhirnya, sel-sel lemak dalam tubuhmu akan memecah lebih banyak lemak, yang selanjutnya akan dilepaskan ke aliran darah untuk dipakai sebagai energi sel-sel lain, seperti sel otot. Inilah salah satu poin yang menunjukkan keefektifan teh hijau untuk menurunkan berat badan.

4. Teh Hijau Meningkatkan Metabolisme

Tubuhmu secara konsisten membakar kalori, bahkan ketika tidur ataupun sedang duduk. Sel-sel di dalam tubuh melakukan jutaan fungsi yang membutuhkan energi.

Beberapa studi membuktikan pembakaran kalori lebih banyak saat kamu mengonsumsi suplemen ECGC dan ekstrak teh hijau. Sebagian besar dari penelitian tersebut menunjukkan peningkatan sebanyak 3 sampai 4 persen, sedangkan sebagian lainnya sebesar 8 persen.

Walaupun studi-studi yang disebutkan tadi hanya berlangsung sebentar, beberapa bukti menunjukkan bahwa efek peningkatan metabolisme yang diberikan teh hijau dapat berjalan jangka panjang.

Sebuah penelitian memeriksa 60 orang obesitas. Dalam 3 bulan, sebagian dari mereka yang mengonsumsi ekstrak teh hijau kehilangan berat sebesar 3,3 kg dan membakar 183 kalori lebih banyak per harinya daripada mereka yang tidak mengonsumsi.

5. Teh Hijau Membantu Mengurangi Lemak di Perut

Bicara tentang penurunan berat badan yang nyata, efek dari teh hijau sebenarnya relatif sederhana. Dari banyaknya percobaan terkontrol pada konsumsi suplemen teh hijau, ada dua ulasan yang menemukan bahwa orang-orang kehilangan sekitar 1,3 kg dalam jumlah rata-rata.

Perlu diingat, tidak semua lemak sama. Lemak subkutan biasanya tertimbun di bawah kulitmu. Namun, ada pula lemak visceral yang berjumlah besar, atau yang sering kita sebut dengan lemak perut.

Tingginya jumlah lemak visceral sering diasosiasikan dengan resistansi insulin dan pembengkakan. Keduanya memiliki hubungan yang erat dengan penyakit-penyakit parah, termasuk penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Beberapa studi terkait katekin pada teh hijau menunjukkan, walau efek penurunan berat badan yang dihasilkan cukup simpel, teh hijau mampu menghilangkan lemak visera yang berbahaya dalam jumlah signifikan.

6. Bisakah Teh Hijau Membuatmu Mengonsumsi Lebih Sedikit Kalori?

Terdapat beberapa studi hewan yang menunjukkan pengaruh ekstrak teh hijau dan suplemen ECGC dalam mengurangi penyerapan lemak dari makanan yang kamu konsumsi. Namun, tidak ada penelitian yang mengkonfirmasi hal ini pada manusia.

Teh hijau mampu mengurangi nafsu makan. Secara teori, hal ini membuatmu mengonsumsi lebih sedikit kalori secara otomatis dan tanpa bersusah payah.

Sekilas Pengalaman Saya Selama Mengonsumsi Teh Hijau

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, mengonsumsi teh hijau secara konsisten membuat berat badan ideal saya terjaga dengan baik, yakni di kisaran 74 hingga 77 kg. Poin inilah yang membuktikan keefektifan teh hijau untuk menurunkan berat badan.

Kandungan detoksifikasi dalam teh hijau membuat saya menjadi lebih sering bolak-balik buang air kecil sehingga badan terasa lebih sehat. Minum teh hijau sebelum berolahraga atau mengajar di kelas juga membuat tubuh saya lebih hangat dan berkeringat tiga kali lipat lebih banyak ketimbang saat tidak meminumnya.

Bagaimana cara saya mengonsumsi minuman berkhasiat ini? Saya terbiasa menyeduh 2 sampai 3 gelas teh hijau setiap hari dan meminumnya secara konsisten sebagai bagian dari program diet. Waktu yang tepat untuk mengonsumsinya adalah 1- 2 jam setelah sarapan pagi, dan 45 menit – 1 jam sebelum melakukan aktivitas olahraga.

Lalu, saya juga minum teh hijau di siang atau sore hari sesudah makan siang, serta di malam hari, sekitar setengah jam sebelum olahraga atau mengajar di kelas Celebrity Fitness.

Nah, itulah efek yang kamu peroleh jika mengonsumsi teh hijau untuk menurunkan berat badan. Sangat efektif, kan? Minuman yang satu ini tidak hanya mudah dibuat, tetapi juga gampang ditemukan di pasaran dengan harga yang terjangkau.

Bukti-bukti di atas sudah cukup meyakinkanmu untuk hidup sehat dengan teh hijau, bukan? Yuk, konsisten mengonsumsinya mulai dari sekarang!

You may also like

Leave a Comment